ALAT ALAT KESELAMATAN KERJA
Alat keselamatan yang diperlukan pada waktu bekerja, terutama alat-alat pelindung badan, alat penolong lainnya sesuai dengan jenis kegiatan / pekerjaan.
Alat pelindung badan dipergunakan untuk melindungi badan dari bahaya kecelakaan akibat panas, terjatuh, benturan, sinar x (rontgen).
Alat pelindung badan ini meliputi perlindungan terhadap bagian dada sampai dengan perut, mulai dari leher, juga termasuk bagian punggung.
Alat pelindung ini dipergunakan dalam melayani pekerjaan :
- Pemadam Kebakaran - Pengelasan
-Laboratorium - Perbaikan mobil
Pakaian Pelindung
Dengan menggunakan pakaian pelindung yang dibuat dari kulit, maka pakaian biasa akan terhindar dari percikan api terutama pada waktu mengelas. Lengan baju jangan di gulung, sebab lengan baju yang panjang akan melindungi tangan dari sinar api
Pakaian dan cara berpakaian
Pada umumnya pakaian yang layak dipakai ketika bekerja adalah baju kerja yang dalam keadaan rapi dan baik. Bagian pakaian yang sobek dapat mengakibatkan tersangkutnya pada bagian – bagian mesin yang bergerak, kancing baju harus terpasang dengan benar. Tidak diperkenankan memakai dasi, karena memakai dasi sama halnya dengan memakai pakaian sobek yang dapat mengakibatkan tersangkut pada bagian – bagian mesin yang berputar, yang senantiasa harus dihindari.
Lipatan lengan baju di atas siku dengan sebaik – baiknya adalah suatu cara untuk menghindari tersangkutnya lengan baju pada bagian mesin yang berputar, atau lebih baik lengan baju itu dibuat pendek di atas sikut.
Menangani situasi darurat.
Kegiatan yang dilakukan di bengkel /laboratorium tekstil tidak terlepas dari penggunaan peralatan yang berhubungan dengan pemanasan air, penggunaan alat listrik, kebakaran, peralatan pecah belah, penggunaan zat kimia dan jahit menjahit. Maka jenis-jenis kecelakaan kerja yang mungkin terjadi diantaranya :
1. Luka bakar dan air panas.
a. Luka bakar terbaik diobati dengan menyiramnya dibawah air dingin yang bersih.
b. Mintalah segera untuk pertolongan medis,tergantung pada beratnya luka
c. Jangan merobek atau menarik pakaian yang melekat pada luka bakar
d. Jangan mencoba membuang teh panas atau zat yang serupa pada kulit yang luka.
e. Jaga korban jangan sampai shock atau pinsan
f. Bila mungkin lakukan lakukan balutan kering steril, atau tutupi luka bakar dengan kain atau handuk bersih atau kertas biasa.
g. Jangan menyentuh bagian terbakar yang kulitnya melepuh atau yang jelas terlihat dagingnya hangus.
2. Keracunan.
Pada semua kejadian keracunan mintalah pertolongan dokter/medis. Bila seseorang terisap asap racun maka lakukan :
a. Pindahkan korban ke tempat udara yang segar.
b. jaga korban jangan shock
c. Bantulah pernapasan bila pernapasan berhenti ( jangan dengan cara pernapasan buatan).
3. Kejutan ( Shock ).
Hampir setiap kecelakaan atau luka diikuti oleh kejutan,korban mungkin pucat dan kulitnya mengerut, dennyut lemah dan cepat dan mungkin dia pingsan. Maka lakukan :
a. istirahatkan penderita.
b. Jaga penderita tenang dan hangat.
c. Longgarkan pakaian yang ketat.
d. Yakinkan pertolongan akan cepat datang
4. Luka kecil /lecet dan memar.
Lakukanlah :
a. Laporkan dan obatilah semua luka tanpa kecuali,walaupun luka kecil, karena setiap luka dapat terkena insfeksi dan meradang jika tidak segera diobati
b. Biarkan luka sedang /kecil berdarah bebas beberapa menit untuk membersihkan dari penyebab insfeksi.
c. Dilarang menutup luka dengan kain tua ,saputangan .
d. Bersihkan luka dengan bahan yang bersih.
e. Mintalah pertolongan dokter untuk semua luka yang dalam.
5. Luka terkena gunting./ benda tajam
Jika luka karena gunting/benda tajam lainnya lakukanlah :
a. Pastikan luka kecil atau besar
b. Biarkan bebaskan daran keluar beberapa menit untuk membersihkannya dari penyebab insfeksi.
c. Bersihkan luka dengan bahan yang bersih.
d. Jika luka kecil tenpelkan kasa steril anti septik dan balut dengan kasa besar.
e. Jika lukanya besar atau dalam ,mintalah segera pertolongan dokter.
6.Tangan tertusuk jarum .
Ketika menjalankann mesin jahit tangan terkena tusukan jarum ,lakukanlah segera :
a. Matikan segera sumber listrik kemesin jahit.
b. Segera lapor ke guru.
c. Buka jarum mesin dari mmesin jahit.
d. Cabut jarum mesin hati-hati dari jari /tangan
e. Lakukan penekanan pada bekas tusukan jarum ,biarkan darah keluar bebera menit untuk membersihkan bekas tusukan dari penyebab insfeksi.
f. Besihkan darah /bekas tusukan jarum dengan bahan yang bersih.
g. Bila masih berdarah ,balut bekas tusukan dengan menggunakan kain kasa.
h. Bila korban mengeluh kesakitan dan darah masih banyak keluar, segeralah minta pertolongan dokter.
7. Cidera mata.
Lakukanlah segera :
a. Dilarang menggosok mata yang didalamnya terdapat benda asing.
b. Suruh korban menahan matanya tenang-tenang agar matanya jangan sampai bergerak.
c. Jangan sentuh permukaan mata dengan apapun.
d. Aturlah pertolongan pengobatan.
e. Balutlah kedua mata longgar-longgar .
f. Bimbinglah korban ketempat pos pengobatan.
7. Kecelakaan listrik.
Kecelakaan listrik dapat mengakibatkan terbakar, jatuh dan kejutan listrik . Salah satunya dapat menimbulkan bermacam –macam gejala pada korban ,hal yang perlu diperhatikan pada kecelakaan sengatan listrik ialah korban masih bernapas dan jantungnya masih berdenyut atau keduanya berhenti ( tidak bernapas dan jantung tidak bedenyut ),atau bekerja sangat lemah, kejadian ini segera dipulihkan kembali .
Bila menghadapi korban kecelakaan listrik, segeralah bertindak cepat menurut urutan sebagai berikut:
a. Matikan sumber aliran listrik alat yang rusak atau tidak mungkin hindarkan korban dari aliran listrik.
b. Lakukan pertolongan berdasarkan gejala si korban.
c. Segera setelah anda mellihat seseorang dapat kejutaan lisatrk ,cepat perhatikan keadaan umum. Tetapkan cara terbaik untuk membebaskan dari hubungan listrik ,tanpa menyebabkan tambahan cidera akibat jatuh.
d. Bila mungkin matikan aliran listrik yang bersangkutan. Pada`arus listrik bertegangan rendah ,periksalah apakah si korban bermuatan listrik dengan cara menyentuhnya cepat-cepat dengan punggung telapak tangan.
e. Bila anda merasakan kejutan kecil, ini menunjukkan masih ada arus listrik ,dorong/tarik berusahalah untuk melepaskan korban .
f. Pindahkan korban hanya bila dia dalam bahaya dari kebakaran, listrik benda jatuh/sumber bahaya lain . Bila korban harus dipindahkan,mintalah bantuan tiga/empat orang.
g. Cegahlah membungkukkan atau membongkokkan leher atau punggungnya ,jaga dia agar tetap lurus.
h. Topanglah anggota badan yang yang terluka.
i. Kemungkinan besar penyadaran akan berhasil bila dimulai dari semenit sesudah korban berhenti bernapas.jadi jangan tangguhkan menerapkan penyadaran.
j. Bila korban bernafas dan jantungnya berdenyut ,dia tidak memerlukan penyadaran. Bila dia pingsan ,berdarah, muntahan ,gigi lepas /patah ada kemungkinan tertelan dan menyumbat pernapasan , atau kalau korban telentang,l idah kebelakang dan menghalangi jalan nafas. Pembongkokan leher akut kedepan pada korban yang pingsan mungkin pula menghalangi jalan pernapasan.
9. Perdarahan dan cara menghentikannya.
Menghentikan perdarahan secara umum ialah dengan jalan memberikan tekanan pada luka. Pada perdarahan hebat /perdarahan yang sukar dihentikan usahakan dengan segera untuk memanggil dokter.
a.Hidung berdarah .
Lakukanlah :
1). Suruh korban duduk tenang dengan kepala menunduk.
2). Jangan biarkan dia bersin.
3).Jepit/suruh jepit sendiri kuat-kuat hidung pada sambungan tulang rawan.
4. Bila perdarahan tidak berhenti dalam 5 sampai 10 menit,mintalah pertolongan dokter.
b). Pergelangan tangan luka terjadi perdarahan hebat.
Lakukanlah :
§ Tekan luka dengan tangan anda ,atau pencet kedua tepi luka anda secara serentak.Bila sempat,mula-mula tutup luka dengan saputangan bersih /kain pembalut sebelum memberi tekananan.
§ Tahan tekanan pada luka dengan perantaraan kasa tebal dan balut erat-erat pada tempatnya.Kasa harus cukup besar untuk menutupi seluruh luka dan seluruh kasa harus tertutup kain pembalut.
§ Bila korban mengeluh kaku ,gatal ,atau nyeri pada`jari atau jari kaki yang dibalut ini berarti balutan terlalu erat,kendorkan sedikit.
§ Bila masih berdarah ,tambahkan kasa lagi dan balut tanpa membuang kasa pertama.
§ Kadang-kadang sepotong benda asing menancap pada luka ( kaca,Logam,kayu). Dalam hal demikian, berilah tekanan pada tepiluka dengan memasang kasa sekitar luka dan membalutnya ditempatnya.